

Sumber Pengetahuan Islam

Sains – Engineering
Titik Kritis Pemahaman Hilal sebagai Tanda Awal Bulan dari Perspektif Saintifik

Ayat-ayat Alquran terkait dengan kalender masih sangat jarang diketahui umat Islam. Ayat-ayat kalender sangat unik karena tidak sekedar menunjukkan keberadaan dan kekuasaan Allah, namun juga pengajaran sains dari Tuhan untuk manusia
Pelajari tentang Pencarian Solusi dengan An Nisa [4]:59

Salah satu sebab persoalan kalender Islam adalah ketidakakuratan dalam menafsirkan hadis rukyah hilal.
Seperti apa tafsir hadis yang selaras dengan ayat-ayat Alquran dan fenomena alamnya?
Pelajari Pengajaran Saintifik dari Hadis Rukyah Hilal
Pelajari Hilal-Hilal Rasional vs Hilal-Hilal Suprarasional

Waktu merupakan variabel abstrak yang akan selalu ke depan, meninggalkan masa lalu, dan selalu menempatkan kita di saat ini.
Seperti apa Allah menciptakan representasi waktu bagi manusia?
3 Siklus sebagai acuan kalender

Saat ini umat Islam masih memulai puasa Ramadhan pada hari yang berbeda, walaupun semua pihak menyatakan memulai pada tanggal yang benar yaitu 1 Ramadhan

Struktur Kalender Islam itu unik, berbeda dengan kalender Masehi, berbeda pula dengan sistem kalender luni solar yang menggunakan 3 siklus objek langit sekaligus.

Representasi waktu lokal ditandai dengan posisi Matahari. Sedangkan representasi waktu global dengan posisi-posisi bulan.

Rasionalitas Islam
Sesungguhnya Kami menjadikan Al-Qur’an dalam bahasa Arab agar kamu selalu berpikir untuk memahaminya
(Az Zukhruf [43]:3)
Islam sangat mendorong agar manusia dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya secara maksimal agar dapat memahami tanda-tanda kebesaran Allah dalam Alquran dan pada seluruh dimensi penciptaan, kemudian menyelesaikan tantangan jaman yang muncul dihadapannya.
Hilangnya Kemampuan Verifikasi dan Falsifikasi
Pelajaran dari Al Quran agar Terhindar dari Ad Hominem
Penarikan Kesimpulan tidak Valid pada Pemahaman Hilal sebagai tanda awal bulan

Berserah diri tidak sekedar sujud secara fisik, namun pikiran dan jiwa juga ikut pasrah dan berserah diri kepada Allah.
Katakanlah , “Ruhulkudus menurunkannya (Al-Qur’an) dari Tuhanmu dengan hak untuk meneguhkan orang-orang yang telah beriman dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri
(An Nahl[16]:102)
sumber Sumber Pengetahuan Islam